Senin, 09 Maret 2015

Tugas Pengantar Kreativitas dan Keberbakatan


MENGEMUKAKAN KREATIVITAS PRIBADI MELALUI PENDEKATAN 4P (pribadi, pendorong, proses, dan produk)

Pribadi

Kreativitas tidak hanya dapat di kembangkan dalam bidang seni, akan tetapi kreativitas juga dapat di kembangkan di dalam bidang pendidikan. Di jaman yang moderen ini masih banyak anak-anak yang belum memiliki pendidikan yang layak dikarnakan tuntutan ekonomi keluarga yang tidak memadai, terlebih lagi biaya sekolah yang semakin tahun semakin mahal.

 kurangnya pemahaman orangtua terhadap pentingnya pendidikan yang layak bagi anak-anak selama masa pertumbuhan, menghasilkan banyak orangtua dari masayarakat bersosial ekonomi rendah  memutuskan untuk tidak menyekolahkan anaknya, bahkan lebih memilih mempekerjakan anak-anaknya untuk membantu perekonomian keluarga dari pada menyekolahkannya. Makadari itu masadepan anak-anak tersebut menjadi tidak terarah, dan bakat-bakat/potensi yang mereka miliki menjadi tumpul/tidak berkembangkan.

Pendorong

Dorongan dari dalam diri masyarakat bersosial ekonomi rendah untuk menyekolahkan anak-anaknya agar mendapatkan pendidikan yang layak seperti pada umumnya dan juga dorongan dari lingkungan yang tidak terlalu kondusif, Menimbulkan rasa kemanusiaan untuk membantu mencerdaskan anak-anak bangsa dengan membangun sekolah gratis untuk kalangan masyarakat bersosial ekonomi rendah, agar membantu masyakat yang kurang mampu dalam memberikan pendidikan layak kepada anak-anaknya. Disamping orangtua tidak harus mencemaskan biaya sekolah yang akan di tanggung, anak-anak juga mendapatkan pendidikan yang lebih layak dari sekolah seperti pada umumnya.

Proses

Mebangun dan mengembangkan sekolah gratis untuk menampung anak-anak dari kalangan bersosial ekonomi rendah dengan cara menggalangkan dana dari para donatur/sukarelawan yang bersedia membantu mengembangkan sekolah gratis tersebut, juga berkerja sama dengan dinas sosial dengan harapan agar sekolah dapat berkembang sesuai standar yang di perlukan, dan anak-anak yang kurang mampu tersebut mendapatkan pendidikan yang setara dengan anak-anak yang memiliki kehidupan yang berkecukupan.
 
Tidak hanya memberikan pendidikan yang layak, akan tetapi juga membantu anak-anak untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki, seperti eskul-eskul sekolah dalam hal olahraga, musik, seni, kegiatan berorganisasi dan lain-lain, dengan tujuan agar masa depan anak-anak tersebut menjadi lebih terarah lagi. Dan juga untuk mengurangi populasi anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan yang layak dikarnakan terbentur oleh faktor keuangan dan keadaan sosial.

Produk

Dari gagasan untuk menciptakan sebuah sekolah gratis untuk kalangan bersosial ekonomi rendah tersebut, dapat menghasilkan anak-anak yang memiliki prestasi dan kreativitas yang tidak kalah saing dengan anak-anak yang berasal dari sekolah-sekolah kebanyakan yang memerlukan biaya yang relatif mahal. Dengan adanya gagasan untuk membuat sebuah sekolah gratis untuk kalangan yang bersosial ekonomi rendah, dapat membantu orangtua dalam membiayai pendidikan untuk anak, dengan begitu anak-anak bisa mendapatkan pendidikan formal dan non-formal secara gratis tanpa orangtua harus menghawatirkan biaya pendidikan anaknya.

Tidak hanya dapat menghasilkan anak-anak yang berprestasi dalam bidang formal dan non-formal, akan tetapi dapat mencetak generasi penerus yang bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungannya. Dengan mengasilkan anak-anak yang berpendidikan dan berdedikasi tinggi, maka dapat meminimalisirkan anak-anak bangsa yang tidak bisa mengenyam bangku pendidikan secara formal karna terhambat masalah ekonomi keluarga.

Dengan demikian, adanya sekolah gratis untuk masyarakat kalangan bersosial ekonomi rendah, dapat membantu mengurangi masalah ekonomi dalam keluarga, sekaligus mengurangi masalah pendidikan di negara ini dengan membantu mencerdaskan anak-anak penerus bangsa.


Nama : Salsabilla Aieda Rahman
NPM : 19514962
Kelas : 1PA21

Tidak ada komentar:

Posting Komentar