Nama :
Salsabilla Aieda Rahman
NPM :
19514962
Kelas :
2PA21
Saya
mengerjakan tugas ini berdasarkan jurnal:
Perilaku Penggunaan
Internet pada Kalangan Remaja di Perkotaan
Oleh: Astutik Nur Qomariyah
Mahasiswa S1 Departemen Informasi dan
Perpustakaan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik, Universitas Airlangga
Surabaya
Pendahuluan
Sejak
pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat dunia dalam suatu demonstrasi di
International Computer Communication Conference (ICCC) pada bulan oktober 1972,
internet telah mengalami perkembangan pesat. Hal ini mengindikasikan bahwa
kehadiran internet sebagai media informasi dan komunikasi semakin diterima dan
dibutuhkan oleh masyarakat dunia.
Internet juga dapat menembus batas
dimensi kehidupan penggunanya, waktu, dan bahkan ruang sehingga internet dapat
diakses oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Tidak seperti orang dewasa yang
pada umumnya sudah mampu mem-filter hal-hal baik ataupun buruk dari internet,
remaja sebagai salah satu pengguna internet justru sebaliknya. Selain, belum
mampu memilah aktivitas internet yang bermanfaat, mereka juga cenderung mudah
terpengaruh oleh lingkungan sosial mereka tanpa mempertimbangkan terlebih dulu
efek positif atau negatiif yang akan diterima saat melakukan aktivitas internet
tertentu.
Tujuan :
1. Untuk mengetahui bagaimana kalangan
remaja di perkotaan mengenal dan menggunakna internet
2. Untuk mengetahui bagaimanakah
intensitas penggunaan internet pada kalangan remaja di perkotaan
3. Untuk mengetahui kepentingan remaja
menggunakan internet di perkotaan
#Internet: Fasilitas dan Manfaat
Internet merupakan singkatan dari
inter-networking. Menurut Pendit, dkk. (2005), sesuai dengan kepanjangannya,
internet adalah sekumpulan jaringan komputer milik perusahaan, institusi,
lembaga pemerintah, ataupun penyedia jasa jaringan (Internet Services Provider)
yang saling terhubung dimana masing-masing jaringan komputer yang terhubung
dikelola secara independen. Artinya, jaringan ini bukan merupakan suatu organisasi
atau institusi,karena tak satu pihak pun yang mengatur dan memilikinya.
Internet menyediakan sejumlah
fasilitas yang dapat digunakan oleh pengguna, seperti: WWW(World Wide Web),
Email (Electronic Mail), FTP (File Transfer Protocol), Newsgroup, mailing list,
Gropher, Chat Group, dan sebagainya. Menurut Purbo (2004), diantara keseluruhan
fasilitas internet tersebut terdapat lima aplikasi standar internet, yaitu: WWW
(World Wide Web), email, mailing list, newsgroup, dan FTP (File Transfer
Protocol).
# Intensitas Penggunaan Internet
Menurut Horrigan (2000), terdapat dua
hal mendasar yang harus diamati untuk mengetahui intensitas penggunaan intenet
seseorang, yakni frekuensi internet yang sering digunakan dan lama menggunakan
tiap kali mengakses internet yang dilakukan oleh pengguna internet.
The Graphic, Visualization &
Usability Center, the Georgia Institute of Technology (dalam Surya: 2002)
menggolongkan pengguna internet menjadi tiga kategori dengan berdasarkan
intensitas internet yang digunakan:
1) Heavy users (lebih dari 40 jam per bulan).
2) Medium users (antara 10 sampai 40 jam per bulan)
3) Light users (kurang dari 10 jam per bulan)
#Kepentingan Penggunaan Internet
Horrigan (2002) menggolongkan
aktivitas-aktivitas internet yang dilakukan para pengguna internet menjadi
empat kelompok kepentingan penggunaan internet, yaitu:
1) Email
2) Aktivitas kesenangan (Fun activities) yaitu aktivitas yang sifatnya
untuk kesenangan atau hiburan, seperti: online untuk bersenang-senang, klip
video/audio, pesan singkat, mendengarkan atau download musik, bermain game,
atau chatting.
3) Kepentingan informasi (Information utility) yaitu aktivitas internet
untuk mencari informasi, seperti: informasi produk, informasi travel, cuaca,
informasi tentang film, musik, buku, berita, informasi sekolah, informasi
kesehatan, pemerintah, informasi keuangan, informasi pekerjaan, atau informasi
tentang politik.
4) Transaksi (Transaction), yaitu aktivitas transaksi (jual beli) melalui
internet, seperti: membeli sesuatu, memesan tiket perjalanan, atau online
banking.
#Kepentingan Penggunaan Internet pada
Kalangan Remaja di Perkotaan
Dari sejumlah aktivitas internet yang diajukan peneliti saat melakukan
penyebaran kuesioner ditemukan bahwa terdapat beberapa aktivitas internet yang
dilakukan kalangan remaja di perkotaan, antara lain:
- Mencari sumber-sumber/bahan-bahan terkait dengan mata pelajaran atau
tugas sekolah
- Mencari informasi kesehatan
- Mencari berita atau informasi peristiwa-peristiwa terkini yang terjadi
di dunia, baik di
dalam negeri maupun luar negeri
- Mencari informasi pendidikan selanjutnya
- Mencari informasi terkait dengan hobi atau minat, seperti: otomotif,
membaca buku, dll.
- Mencari informasi hiburan
- Mengirim atau menerima pesan email
- Mengunjungi situs social networking, seperti: friendster,
facebook,myspace,dll.
- Mencari gambar, seperti: kartun, wallpaper, screen saver, artis yang
disukai, dll
- Chatting dengan teman atau orang lain
- Men-download lagu
- Mengirim atau menerima pesan email
- Bermain game online
- Mengunjungi situs-situs pornografi
- Blogging
- Membeli produk secara online, misalnya buku, musik, mainan atau pakaian
- Membaca komik online
# Intensitas penggunaan internet
Intensitas frekuensi yang paling sering, yakni setiap hari.
-
Responden
yang memiliki koneksi internet di rumah pun durasinya paling lama setiap kali
mengakses internet, yakni >= 4 jam.
-
Responden
yang sering mengakses internet diwarnet rata-rata lama penggunaan internet yang
sering digunakan adalah ≥ 3 jam s/d < 4 jam.
#Saran dan Kesimpulan
-
Saran
Berdasarkan temuan-temuan
dari penelitian, ada beberapa saran yang akan dikemukakan oleh peneliti.
Pertama, berdasarkan hasil penelitian penulis diketahui bahwa para responden yang
pada umumnya remaja tingkat SMP dan SMA melakukan aktivitas mengakses internet
untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan dan untuk kepentingan lain.
Untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan ini berarti mereka melakukan
segala sesuatu guna menunjang segala tugas dan prestasi mereka di sekolah.
Sedangkan untuk kepentingan lain adalah aktivitas selain untuk tujuan
kepentingan pendidikan. Mengakses internet untuk tujuan kepentingan lain inilah
yang sering disoroti para orang tua karena hanya bersifat fun/leisure activities.
Para orang tua seringkali khawatir jika putra-putri mereka meminta izin untuk melakukan
mengakses internet. Kekhawatrian mereka seringkali dipicu oleh banyaknya informasi
tentang pengaruh buruk dari internet. Kekhawatiran ini memang wajar mengingat internet
memang seperti pisau bermata dua. Artinya di satu sisi internet membawa
pengaruh yang positif dan juga negatif secara bersamaan tergantung pelakunya.
Terlebih bagi putaputri mereka yang notabenenya adalah pelaku pemula yang baru
mengenal di dunia maya.Tetapi kekhawatiran itu tidak boleh terlalu berlebihan mengingat
peran internet memang sangat dibutuhkan oleh para pelajar di era globalisasi
ini.
-
Kesimpulan
Berdasarkan hasil
penelitian yang dilakukan peneliti mengenai perilak penggunaan internet pada
kalangan remaja di perkotaan dengan berdasarkan pertanyaan penelitian yang
telah diajukan, maka peneliti dapat menyimpulkan tiga hasil temuan penelitian.
Pertama, usia responden saat pertama kali mengenal dan menggunakan internet
ialah 12 tahun. Rata-rata saat itu mereka telah memasuki kelas VII SMP, dimana
tugas-tugas sekolah yang diberikan mulai mengharuskan mereka mencari sumber
atau bahan-bahannya di internet sehingga mereka dituntut harus bisa menggunakan
internet. Sebagian besar remaja perkotaan dalam penelitian ini mengungkapkan
bahwa teman sebaya (peer groups) dijadikan sebagai sumber belajar pertama kali
berinternet bagi mereka, baik untuk bisa melakuka aktivitas-aktivitas intenet
tertentu yang lebih bersifat kesenangan (seperti: chatting, bermain game
online,membuat account di salah satu situs social networking atau bahkan mengunjungi situs-situs pornografi) maupun
membantu mereka untuk kepentingan akademis yakni mencari bahan atau sumber
untuk menyelesaikan tugas sekolah.
#Kekurangan dan kelebihan dari
penelitian yang telah di lakukan sebelumnya
-
Kekurangan
Dari hasil penelitian
sebelumnya dari aspek penyalah gunaan dari internet tidak terlalu rinci di
jelaskan, sebagian besar dari aspek-aspek yang di jelaskan tersebut lebih
mengarah kepada penyalahgunaan fasilitas yang telah tersedia internet. Seharusnya
peneliti lebih memperjelas beberapa dampak positif dan negtif yang di akibatkan
oleh internet kepada perkembangan remaja, perkembangan secara kognisi, fisik,
emosional dan lain-lain.
Dari segi penelitian yang
di ambil contoh dari remaja smp dan sma, seharusnya penelitian lebih spesifik
lagi dari jenjang rentang usia yang ingin di teliti.misalnya: penelitian
pengaruh internet dalam rentang usia 13-18 tahun.
-
Kelebihan
Secara teori sudah banyak
memberikan penjelasan yang cukup untuk penelitian dan untuk memberikan pemahaman.
Penelitianpun di ambil dari berbagai sumber yang ada.
#Pengembangan dari penelitian
sebelumnya
1. Memberikan penjelasan lebih rinci
mengenai dampak negatif internet yang sangat berpengaruh bagi perkembangan
kognisi, fiksik dan emosional remaja.
2. Meneliti dan mencari solusi untuk
anak yang sudah terlanjur bergantung pada penggunaan internet seperti :
kecanduan gameonline, judi online dan lain sebagainya.
3. Mengarahkan kemampuan anak di bidang
internet dan teknologi menjadi suatu prestasi.
4. Meneliti dan mencari solusi bagaimana
menjadikan anak lebih meminati membaca dan mencari informasi dari internet
ketimbang hanya sekedar chat secara online.